Dec 5, 2011
ORANG BODOH VS ORANG PINTAR
1. Orang bodoh sukar dapat kerja, akhirnya dia berniaga. Agar perniagaanya berhasil, tentu dia harus rekrut orang Pintar. Walhasil Bosnya orang pintar adalah orang bodoh.
2. Orang bodoh sering melakukan kesalahan, maka dia rekrut orang pintar yang tidak pernah salah untuk memperbaiki yang salah. Walhasil orang bodoh memerintahkan orang pintar untuk keperluan orang bodoh.
3. Orang pintar belajar agar mendapatkan ijazah untuk selanjutnya mendapatkan kerja.
Orang bodoh berfikir secepatnya mendapatkan duit untuk membayar proposal yang diajukan orang pintar.
4. Orang bodoh tidak mampu membuat teks pidato, maka disuruh orang pintar untuk membuatnya.
5. Orang Bodoh lagaknya susah untuk lulus sekolah hukum (SH), oleh kerana itu orang bodoh memerintahkan orang pintar untuk membuat undang-undangnya orang bodoh.
6. Orang bodoh biasanya jagoan cuap-cuap jual air liur, sementara itu orang pintar percaya. Tapi selanjutnya orang pintar menyesal keraa telah mempercayai orang bodoh. Tapi tu saat itu orang bodoh sudah ada di atas.
7. Orang bodoh berfikir pendek untuk memutuskan sesuatu dipikirkan panjang-panjang oleh orang pintar, walhasil orang orang pintar menjadi staffnya orang bodoh.
8. Saat perniagaan orang bodoh mengalami kelesuan, dia PHK orang-orang pintar yang berkerja. Tapi orang-orang pintar demo, Walhasil orang-orang pintar 'meratap-ratap' kepada orang bodoh agar tetap diberikan pekerjaan.
9. Tapi saat perniagaan orang bodoh maju, orang pintar akan menghabiskan waktu untuk bekerja keras dengan hati senang, sementara orang bodoh menghabiskan waktu untuk bersenang-senang dengan keluarganya.
10. Mata orang bodoh selalu mencari apa yang mampu dijadikan duit. Mata orang pintar selalu mencari peluang perkerjaan.
11. Bill Gates (Microsoft), Dell, Henry (Ford), Thomas Alfa Edison, Liem Siu Liong (BCA Group), Ali Markus (Maspion), Purdi Chandra (Primagama), Bob Sadino (kem Chik) adalah sebagian orang Bodoh (tidak pernah dapat S1) yang kaya.
Ribuan orang-orang pintar bekerja untuk mereka. Dan puluhan ribu jiwa keluarga orang pintar bergantung pada 'orang bodoh'.
Mungkin dalam waktu dekat akan bertambah 1 lagi yaitu saya sendiri, hanya saja yang 1 ini punya ijazah S1 kerana impian orang tua supaya jadi sarjana.
Jadi intinya sukses atau tidaknya seseorang bukan di tentukan dari Ijazah atau gelar yang dimilikinya, melainkan keberanian seseorang untuk mengambil sebuah peluang sekecil apapun kemudian dikembangkan menjadi sebuah Usaha besar.
Mereka-mereka yang sukses seperti orang-orang yang disebutkan diatas, mereka selalu memaksimalkan otak kanannya dalam berpikir. Kerana otak kanan adalah otak yang kreatif , inovativ, imajinatif dan visioner. Berbeda dengan otak kiri, orang-orang yang banyak berpikir memaksimalkan otak kiri biasanya adalah orang-orang yang ingin sekolah setinggi-tingginya. Karena otak kiri itu otak yang prosedural, menganalisa, dll.
Jadi bagaimanakan dengan anda???.....hihihihi^_^
Dec 4, 2011
SENYUM LAH WAHAI SAHABAT KU..
Humor dalam Islam
Suatu hari ada seorang nenek yang bertanya sama Rasulullah SAW, “Ya Rasulullah, apa aku bisa masuk surga?”
Nabi Muhammad SAW menjawab, “Di surga tidak ada orang tua.”
Mendengar jawaban itu, si nenek tentu saja terpukul dan sangat sedih. Namun kekecewaannya tidak berlangsung lama. Rasulullah SAW kembali berkata, “Di surga yang tinggal hanya mereka yang muda. Orang yang sudah tua di dunia akan kembali jadi muda saat berada di surga.”
Para ahli hadits, menilai humor Rasulullah SAW ini, selain melahirkan senyum, juga membawa kabar gembira. Terutama bagi kalangan lansia. Dimaksudkan agar para lansia terus meningkatkan keimanan dan amalnya kepada Allah SWT.
Di lain waktu, Rasulullah SAW juga bercanda dengan sahabatnya, Anas bin Malik. Beliau memanggil Anas dengan panggilan, “Wahai Pemilik Dua Telinga!”
Tentu saja ini humor yang benar dan tidak keluar jalur. Anas bin Malik pasti memiliki dua telinga, bukan empat telinga.
Humor dan cara bercanda Rasulullah SAW tidak pernah lepas kontrol. Apa yang dilakukannya, tidak pernah melanggar kesopanan dan tidak ada mudaratnya.
Dalam literatur Islam masa lalu, cukup banyak tokoh-tokoh muslim yang telah menghasilkan karya-karya humor. Namun humor dan canda mereka selalu mengandung unsur akidah, muamalah dan akhlak. Di antaranya Nasruddin Hoja, Hani al Arabiy, dan Abu Nawas.
Para tokoh humor ini, digambarkan sebagai manusia-manusia unik. Dari ucapan dan perbuatan mereka, semuanya mengandung pengajaran dan dakwah.
Al Qur’an juga telah melarang dengan tegas sikap olok-olok ini seperti yang tercantum dalam surat Al Hujurat ayat 11,
“Wahai orang-orang yang beriman! Janganlah suatu kaum mengolok-olok kaum yang lain, (karena) boleh jadi mereka (yang diperolok-olokkan) lebih baik dari mereka (yang mengolok-olok), dan jangan pula perempuan-perempuan (mengolok-olokkan) perempuan-perempuan lain, karena boleh jadi perempuan (yang diperolok-olokkan) lebih baik dari perempuan (yang mengolok-olok). Janganlah kamu saling mencela satu sama lain, dan janganlah saling memanggil dengan gelar-gelar yang buruk.”
Dec 3, 2011
jgn ketawa ya..senyum2 sahaja....
Al-kisahh...
Seorang suami yang baru
pulang dari Luar negara
membawa Burung Kakak Tua
sebagai kenangan.
Isteri : "Kenapa abang beli
burung ni? istimewa sangat
ke?"
Suami : "Ooo.. awak nak tau
ye??
Sambil mengangkat tangan kiri
dan memainkan jarinya...
secara spontan burung
kakak tua itu menyanyi Lagu
Pop... Lalu lelaki itu
menurunkan tangan kiri dan
mengangkat tangan kanan,
burung kakak tua itu
memberi salam..Assalammulaikumm pula...
Isteri : "Bagaimana kalau
kedua-dua tangan diangkat
serentak?"
Suami : "Cubalah lah angkat
kalau nak tahu.. !!"
Isterinya terus mengangkat
kedua-dua belah
tangannya dan terdengarlah...
Burung Kakak Tua : "SATU-
SATU LAH... BODOH!!!"
Ambil akhirat kita dapat dunia sekali dgn isi-isinya ,
Firman Allah SWT , surah Al An’aam, ayat 32:
“Dan tiadalah kehidupan dunia ini selainkan main-main dan senda-gurau belaka, dan sesungguhnya kampung akhirat itu lebih benar baiknya bagi orang-orang yang taatsetia pada ku. Maka tidaklah kamu memahaminya !”surah Al An’aam, ayat 32:
Firman Allah SWT,
“Maka tidaklah kehidupan dunia ini melainkan senda-gurau dan main-main. Dan sesungguhnya akhirat itulah yang sebenarnya kehidupan, kalau mereka mengetahui”.surah Al Ankabuut, ayat 64:
Seorang suami yang baru
pulang dari Luar negara
membawa Burung Kakak Tua
sebagai kenangan.
Isteri : "Kenapa abang beli
burung ni? istimewa sangat
ke?"
Suami : "Ooo.. awak nak tau
ye??
Sambil mengangkat tangan kiri
dan memainkan jarinya...
secara spontan burung
kakak tua itu menyanyi Lagu
Pop... Lalu lelaki itu
menurunkan tangan kiri dan
mengangkat tangan kanan,
burung kakak tua itu
memberi salam..Assalammulaikumm pula...
Isteri : "Bagaimana kalau
kedua-dua tangan diangkat
serentak?"
Suami : "Cubalah lah angkat
kalau nak tahu.. !!"
Isterinya terus mengangkat
kedua-dua belah
tangannya dan terdengarlah...
Burung Kakak Tua : "SATU-
SATU LAH... BODOH!!!"
Ambil akhirat kita dapat dunia sekali dgn isi-isinya ,
Firman Allah SWT , surah Al An’aam, ayat 32:
“Dan tiadalah kehidupan dunia ini selainkan main-main dan senda-gurau belaka, dan sesungguhnya kampung akhirat itu lebih benar baiknya bagi orang-orang yang taatsetia pada ku. Maka tidaklah kamu memahaminya !”surah Al An’aam, ayat 32:
Firman Allah SWT,
“Maka tidaklah kehidupan dunia ini melainkan senda-gurau dan main-main. Dan sesungguhnya akhirat itulah yang sebenarnya kehidupan, kalau mereka mengetahui”.surah Al Ankabuut, ayat 64:
KULIAH JIN
1) Jin berasal dari Jan (Bapak Jin) dan gelarannya Azazil. Dicipta dari api
(biru), dan telah beramal puluh ribu tahun lamanya .
2) Apabila Allah swt. memerintahkannya supaya tunduk menghormati Nabi Adam,
mereka telah ingkar. Allah swt. melaknat dan perintah turun ke bumi. Jin
terbahagi kepada dua iaitu Jin Islam dan Syaitan. Jin Islam pula terbahagi
kepada dua iaitu Jin Islam(Soleh) dan Jin Tidak Islam (Tidak Soleh).
Syaitan yang turun kesemuanya jahat (tidak Islam).
4) Makanannya dari Api (Asap). Itu sebab orang-orang Melayu dilarang
mengunakan kemenyan kerana Jin paling suka dengan asap yang busuk. Tetapi
orang-orang melayu ini degil, suka sangat dengan asap kemenyan. Beliau
menambah, orang-orang yang suka hisap rokok itu, adik-beradik jin lah tuu.
(terkena?? hahaha..)
5) Tempat tinggal Jin seperti di awan, sungai, hutan, lombong, laut,
tempat-tempat tinggi (KLCC), tandas dan kubur.
6) Beliau menasihat apabila ingin buang air di perjalanan (contohnya
jalanraya), perlu baca " SalaMun, 'Ala Sulaiman, Fil 'alamin." Mengikut
sirahnya jin sangat takut dengan Nabi Sulaiman. Orang-orang Melayu suka
sangat membaca ucapan, "Ampun Datuk, Anak cucu tumpang lalu" Masa bila
pulak jin dapat pangkat datuk. Dan masa bila pula, kita jadi cucu cicit jin
!!!! (terkena lagi?? hahaha..)
7) Jin tidak mengetahui akan alam ghaib, itu sebab jika ada dukun atau
bomoh yang tahu menilik-nilik nasib, pembohong...." Sirahnya apabila Nabi
Sulaiman, memerintahkan jin untuk membina istananya, sehingga Nabi Sulaiman
meninggal pun jin tidak perasan/tahu.
Semasa itu Nabi Sulaiman duduk di kerusinya dengan tongkat kayu. Dan jin
tekun membuat kerja di hadapan-nya. Sehingga anai-anai memakan tongkatnya
dan tongkat tersebut reput dan jatuh serta Nabi Sulaiman pun jatuh, maka
barulah tahu oleh jin bahawa Nabi Sulaiman telah mangkat.
Manusia juga dilarang membuang air di lombong-lombong yang airnya
tenang, terutama di waktu tengah malam. Jin suka mandi di situ, waktu itu.
Di larang juga buang air di lubang-lubang (tanah).
9) Rumah-rumah yang lama tidak berpenghuni atau rumah yang baru siap belum
duduk lagi, jin suka tinggal di situ. Sebelum duduk rumah baru, di galakkan
membaca surah Al-Baqarah, sehingga habis. Jin lari selama 3 hari. Tidak
perlu tepung tawar bagai.... orang melayu suka sangat menepung tawar !!!
10) Jika budak menangis tengah-tengah malam, azankan 7-10 kali, jika tidak
bacakan ayat Kursi dengan cara 9 kali henti (tekniknya) sebab beliau pernah
jumpa orang yang di rasuk.
* Kalau rajin.. Tolong share maklumat ini kepada saudara Muslim Muslimat
yang lain. Ilmu yang bermanfaat ialah salah satu amal yang berkekalan bagi
orang yang mengajarnya meskipun dia sudah mati.
(biru), dan telah beramal puluh ribu tahun lamanya .
2) Apabila Allah swt. memerintahkannya supaya tunduk menghormati Nabi Adam,
mereka telah ingkar. Allah swt. melaknat dan perintah turun ke bumi. Jin
terbahagi kepada dua iaitu Jin Islam dan Syaitan. Jin Islam pula terbahagi
kepada dua iaitu Jin Islam(Soleh) dan Jin Tidak Islam (Tidak Soleh).
Syaitan yang turun kesemuanya jahat (tidak Islam).
4) Makanannya dari Api (Asap). Itu sebab orang-orang Melayu dilarang
mengunakan kemenyan kerana Jin paling suka dengan asap yang busuk. Tetapi
orang-orang melayu ini degil, suka sangat dengan asap kemenyan. Beliau
menambah, orang-orang yang suka hisap rokok itu, adik-beradik jin lah tuu.
(terkena?? hahaha..)
5) Tempat tinggal Jin seperti di awan, sungai, hutan, lombong, laut,
tempat-tempat tinggi (KLCC), tandas dan kubur.
6) Beliau menasihat apabila ingin buang air di perjalanan (contohnya
jalanraya), perlu baca " SalaMun, 'Ala Sulaiman, Fil 'alamin." Mengikut
sirahnya jin sangat takut dengan Nabi Sulaiman. Orang-orang Melayu suka
sangat membaca ucapan, "Ampun Datuk, Anak cucu tumpang lalu" Masa bila
pulak jin dapat pangkat datuk. Dan masa bila pula, kita jadi cucu cicit jin
!!!! (terkena lagi?? hahaha..)
7) Jin tidak mengetahui akan alam ghaib, itu sebab jika ada dukun atau
bomoh yang tahu menilik-nilik nasib, pembohong...." Sirahnya apabila Nabi
Sulaiman, memerintahkan jin untuk membina istananya, sehingga Nabi Sulaiman
meninggal pun jin tidak perasan/tahu.
Semasa itu Nabi Sulaiman duduk di kerusinya dengan tongkat kayu. Dan jin
tekun membuat kerja di hadapan-nya. Sehingga anai-anai memakan tongkatnya
dan tongkat tersebut reput dan jatuh serta Nabi Sulaiman pun jatuh, maka
barulah tahu oleh jin bahawa Nabi Sulaiman telah mangkat.
Manusia juga dilarang membuang air di lombong-lombong yang airnya
tenang, terutama di waktu tengah malam. Jin suka mandi di situ, waktu itu.
Di larang juga buang air di lubang-lubang (tanah).
9) Rumah-rumah yang lama tidak berpenghuni atau rumah yang baru siap belum
duduk lagi, jin suka tinggal di situ. Sebelum duduk rumah baru, di galakkan
membaca surah Al-Baqarah, sehingga habis. Jin lari selama 3 hari. Tidak
perlu tepung tawar bagai.... orang melayu suka sangat menepung tawar !!!
10) Jika budak menangis tengah-tengah malam, azankan 7-10 kali, jika tidak
bacakan ayat Kursi dengan cara 9 kali henti (tekniknya) sebab beliau pernah
jumpa orang yang di rasuk.
* Kalau rajin.. Tolong share maklumat ini kepada saudara Muslim Muslimat
yang lain. Ilmu yang bermanfaat ialah salah satu amal yang berkekalan bagi
orang yang mengajarnya meskipun dia sudah mati.
10 SEBAB DOA TERHIJAB
1) Kamu MENGENALI ALLAH tetapi TIDAK MENUNAIKAN hak-NYA(perintah-NYA)
2) Kamu MEMBACA AL-QURAN tetapi TIDAK BERAMAL dengannya
3) Kamu MENDAKWA IBLIS itu MUSUH KAMU tetapi kamu MENURUT HASUTANNYA
4) Kamu MENDAKWA MENCINTAI RASULULLAH SAW tetapi kamu MENINGGALKAN AMALAN dan SUNNAHNYA
5) Kamu MENDAKWA MENCINTAI SYURGA tetapi kamu TIDAK BERAMAL untuk mendapatkannya
6) Kamu MENDAKWA MEMBENCI NERAKA tetapi kamu TIDAK MENINGGALKAN PERBUATAN DOSA
7) Kamu MENDAKWA MATI ITU BENAR tetapi kamu TIDAK BERSEDIA MENGHADAPINYA
8) Kamu SIBUK MENCERITAKAN KEAIBAN ORANG tetapi kamu lupa KEAIBAN DIRI SENDIRI
9) Kamu MAKAN REZEKI ALLAH tetapi kamu TIDAK MENSYUKURINYA
10) Kamu MENGEBUMIKAN JENAZAH tetapi kamu TIDAK MENGAMBIL IKTIBAR daripadanya
SELAMAT BERMUJAHADAH & BERHIJRAH!!
" Hai manusia, sesungguhnya kamu telah bekerja bersungguh-sungguh menuju Tuhanmu, maka pasti kamu akan menemuiNya" (84:6)"
2) Kamu MEMBACA AL-QURAN tetapi TIDAK BERAMAL dengannya
3) Kamu MENDAKWA IBLIS itu MUSUH KAMU tetapi kamu MENURUT HASUTANNYA
4) Kamu MENDAKWA MENCINTAI RASULULLAH SAW tetapi kamu MENINGGALKAN AMALAN dan SUNNAHNYA
5) Kamu MENDAKWA MENCINTAI SYURGA tetapi kamu TIDAK BERAMAL untuk mendapatkannya
6) Kamu MENDAKWA MEMBENCI NERAKA tetapi kamu TIDAK MENINGGALKAN PERBUATAN DOSA
7) Kamu MENDAKWA MATI ITU BENAR tetapi kamu TIDAK BERSEDIA MENGHADAPINYA
8) Kamu SIBUK MENCERITAKAN KEAIBAN ORANG tetapi kamu lupa KEAIBAN DIRI SENDIRI
9) Kamu MAKAN REZEKI ALLAH tetapi kamu TIDAK MENSYUKURINYA
10) Kamu MENGEBUMIKAN JENAZAH tetapi kamu TIDAK MENGAMBIL IKTIBAR daripadanya
SELAMAT BERMUJAHADAH & BERHIJRAH!!
" Hai manusia, sesungguhnya kamu telah bekerja bersungguh-sungguh menuju Tuhanmu, maka pasti kamu akan menemuiNya" (84:6)"
ILMU ITU MENCAKUPI 3 PERKARA..
Ilmu itu mencakupi 3 hal:
*mengetahui mana yang fardhu dan mana yang sunnah.
*mengetahui fardhu dan sunatnya wudhuk.
*mengetahui tipu daya syaitan sehingga dapat memeranginya.
Adapun kesempurnaan wudhuk terhadap dalam 3 hal:
*menyucikan hati dari dengki hasad dan marah.
*menyucikan badan dari dosa.
*membasuh anggota wudhuk dengan sempurna tanpa berlebih-lebihan.
Kesempurnaan berpakaian juga dengan 3 hal:
*halal
*suci dari najis
*sesuai dengan sunnah dan memakainya bukan kerana sombong.
Ada 3 perkara untuk mendapat kesempurnaan membaca Al Fatihah:
*membaca dengan benar dan tartil.
*merenungkan maknanya
*mengamalkan apa yang dibaca.
Kesempurnaan ikhlas juga terdapat dalam 3 perkara:
*bahawa solat itu adalah untuk mencari keredhaan Allah.Bukan untuk keredhaan manusia.
*taufiq itu adalah dari Allah SWT.
*Kau menjaganya sampai kau datang kepada-Nya pada hari kiamat.
Bila Azan berkumandang
Berdiam dirilah kamu
Mengingat Kalimah LA ILAHA ILLALLAH
Agar Keinsafan sering menyelimuti
Agar kita tidak lupa merenung kembali
Dosa-dosa yang telah berlalu
Agar merenung kembali
Berapa banyak masa yang telah kita rugi
Sehingga usia kita dilupakan
Yang bila-bila masa saja
Usia menjadi sia-sia
Bila ajal nak bertandang
Bila nazak mengcengkam jiwa
Mampukah lidah ini
Seperti diusia sihat kita
Bijak Berkata-kata
Mampukah nanti
Memahami dan mengucap
2 Khalimah Syahadah
~*;{@ Salam Ukhwah @};*~
*mengetahui mana yang fardhu dan mana yang sunnah.
*mengetahui fardhu dan sunatnya wudhuk.
*mengetahui tipu daya syaitan sehingga dapat memeranginya.
Adapun kesempurnaan wudhuk terhadap dalam 3 hal:
*menyucikan hati dari dengki hasad dan marah.
*menyucikan badan dari dosa.
*membasuh anggota wudhuk dengan sempurna tanpa berlebih-lebihan.
Kesempurnaan berpakaian juga dengan 3 hal:
*halal
*suci dari najis
*sesuai dengan sunnah dan memakainya bukan kerana sombong.
Ada 3 perkara untuk mendapat kesempurnaan membaca Al Fatihah:
*membaca dengan benar dan tartil.
*merenungkan maknanya
*mengamalkan apa yang dibaca.
Kesempurnaan ikhlas juga terdapat dalam 3 perkara:
*bahawa solat itu adalah untuk mencari keredhaan Allah.Bukan untuk keredhaan manusia.
*taufiq itu adalah dari Allah SWT.
*Kau menjaganya sampai kau datang kepada-Nya pada hari kiamat.
Bila Azan berkumandang
Berdiam dirilah kamu
Mengingat Kalimah LA ILAHA ILLALLAH
Agar Keinsafan sering menyelimuti
Agar kita tidak lupa merenung kembali
Dosa-dosa yang telah berlalu
Agar merenung kembali
Berapa banyak masa yang telah kita rugi
Sehingga usia kita dilupakan
Yang bila-bila masa saja
Usia menjadi sia-sia
Bila ajal nak bertandang
Bila nazak mengcengkam jiwa
Mampukah lidah ini
Seperti diusia sihat kita
Bijak Berkata-kata
Mampukah nanti
Memahami dan mengucap
2 Khalimah Syahadah
~*;{@ Salam Ukhwah @};*~
Dec 2, 2011
PROGRAM CUTI SEKOLAH 2011 - KEARAH MENJANA INSAN MUTAQQIN
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh,
Pihak Urusetia Surau An-Nur, akan menganjurkan satu program pengisian bagi cuti persekolahan umum ini yang akan berlangsung selama empat minggu bermula esuk sehingga Dis 24hb.
Program eksklusif ini memberi tumpuan kepada pembentukan karektor diri dan bertujuan membina Insan Cemerlang serta memantapkan kefahaman anak-anak ahli kariah Sunway Kayangan didalam pengajian Al-Quran & Fardu Ain.
Beberapa motivator khas telah diundang untuk mengendalikan program ini bagi membuka minda, menyuntik semangat dan meningkatkan jatidiri para remaja disini.
Empat pakej kursus disediakan bagi tempuh pelaksanaan Program Cuti Sekolah 2011 yang terdiri dari Pakej A, B, C dan D dan merangkumi aktiviti-aktiviti seperti "Perkhemahan Kem Kepimpinan Pelajar Cemerlang", "Perkelahan dan Lawatan ke Sungai Tekala di Semenyih, Selangor", "Sukaneka" serta "Kelas Al-Quran & Fardhu Ain" .
Selain di Surau An-Nur, program ini turut diadakan di padang futsal Sunway Kayangan dan di Sungai Tekala, Semenyih.
Penyertaan terbuka kepada anak-anak ahli kariah Sunway Kayangan berumur antara 12-18 tahun. Ibu bapa yang berminat boleh memilih mana-mana pakej seperti yang dinyatakan dalam borang penyertaan yang boleh didapati dari pihak urusetia Surau An-Nur:
Dr Muhammad Zain, En Kamal Fikri, Prof Dr Ahmad Zaki, En Azhar Adnan, En Johar Mohd Yusoff dan Tuan Hj Ismail Hanapiah (Pengarah Projek).
Sumbangan ikhlas daripada ahli kariah Sunway Kayangan adalah dialu-alukan bagi menjayakan program terulung ini bagi tahun 2011.
Sumbangan serta bayaran program boleh dibuat kepada Bendahari Program Cuti Sekolah Encik Johar M. Yusof (019-3883158).
Wassalamu.
Dr Muhammad Zain
Pengerusi Surau An-Nur U9,
Sunway Kayangan.
Pihak Urusetia Surau An-Nur, akan menganjurkan satu program pengisian bagi cuti persekolahan umum ini yang akan berlangsung selama empat minggu bermula esuk sehingga Dis 24hb.
Program eksklusif ini memberi tumpuan kepada pembentukan karektor diri dan bertujuan membina Insan Cemerlang serta memantapkan kefahaman anak-anak ahli kariah Sunway Kayangan didalam pengajian Al-Quran & Fardu Ain.
Beberapa motivator khas telah diundang untuk mengendalikan program ini bagi membuka minda, menyuntik semangat dan meningkatkan jatidiri para remaja disini.
Empat pakej kursus disediakan bagi tempuh pelaksanaan Program Cuti Sekolah 2011 yang terdiri dari Pakej A, B, C dan D dan merangkumi aktiviti-aktiviti seperti "Perkhemahan Kem Kepimpinan Pelajar Cemerlang", "Perkelahan dan Lawatan ke Sungai Tekala di Semenyih, Selangor", "Sukaneka" serta "Kelas Al-Quran & Fardhu Ain" .
Selain di Surau An-Nur, program ini turut diadakan di padang futsal Sunway Kayangan dan di Sungai Tekala, Semenyih.
Penyertaan terbuka kepada anak-anak ahli kariah Sunway Kayangan berumur antara 12-18 tahun. Ibu bapa yang berminat boleh memilih mana-mana pakej seperti yang dinyatakan dalam borang penyertaan yang boleh didapati dari pihak urusetia Surau An-Nur:
Dr Muhammad Zain, En Kamal Fikri, Prof Dr Ahmad Zaki, En Azhar Adnan, En Johar Mohd Yusoff dan Tuan Hj Ismail Hanapiah (Pengarah Projek).
Sumbangan ikhlas daripada ahli kariah Sunway Kayangan adalah dialu-alukan bagi menjayakan program terulung ini bagi tahun 2011.
Sumbangan serta bayaran program boleh dibuat kepada Bendahari Program Cuti Sekolah Encik Johar M. Yusof (019-3883158).
Wassalamu.
Dr Muhammad Zain
Pengerusi Surau An-Nur U9,
Sunway Kayangan.
Dec 1, 2011
SETAN TAKUT PADA SURAH-SURAH INI..
Dikatakan :-
۞ Surah Al-Fatihah dapat memadam kemurkaan Allah SWT.
۞ Surah Yasin dapat menghi lan gkan rasa dahaga atau kehausan pada hari Kiamat.
۞ Surah Dukhan dapat membantu kita ketika menghadapi ujian Allah SWT pada hari kiamat.
۞ Surah Al-Waqi’ah dapat melindungi kita daripada ditimpa kesusahan atau fakir.
... ۞ Surah Al-Mulk dapat meringankan azab di dalam kubur.
۞ Surah Al-Kauthar dapat merelaikan segala perbalahan.
۞ Surah Al-Kafirun dapat menghalang kita daripada menjadi kafir ketika menghadapi kematian.
۞ Surah Al-Ikhlas dapat melindungi kita daripada menjadi golongan munafiq.
۞ Surah Al-Falq dapat menghapuskan perasaan hasad dengki.
۞ Surah An-Nas dapat melindungi kita daripada ditimpa penyakit was-was.
Seterusnya, bagi menangani Syaitan Durjana, dikatakan juga:-
۞ Ketika anda membawa AL-QURAN, respon syaitan ialah biasa saja, tengok je...
۞ Ketika anda membukanya, syaitan mula curiga.
۞ Ketika anda membacanya, syaitan mula gelisah.
۞ Ketika anda memahaminya, dia mula kejang.
۞ Ketika anda mengamalkan AL-QURAN, dalam kehidupan setiap hari, dia stroke....
Teruskan membaca AL-QURAN dan mengamalkannya agar syaitan terus stroke.
۞ Ketika anda ingin menyebarkan pesanan ini, syaitan pun mencegahnya.
۞ Syaitan kata, 'JANGAN SEBARKANNYA, KERANA IA TIDAK PENTING LANGSUNG!
renung-2kan dan selamat beramal :)
۞ Surah Al-Fatihah dapat memadam kemurkaan Allah SWT.
۞ Surah Yasin dapat menghi lan gkan rasa dahaga atau kehausan pada hari Kiamat.
۞ Surah Dukhan dapat membantu kita ketika menghadapi ujian Allah SWT pada hari kiamat.
۞ Surah Al-Waqi’ah dapat melindungi kita daripada ditimpa kesusahan atau fakir.
... ۞ Surah Al-Mulk dapat meringankan azab di dalam kubur.
۞ Surah Al-Kauthar dapat merelaikan segala perbalahan.
۞ Surah Al-Kafirun dapat menghalang kita daripada menjadi kafir ketika menghadapi kematian.
۞ Surah Al-Ikhlas dapat melindungi kita daripada menjadi golongan munafiq.
۞ Surah Al-Falq dapat menghapuskan perasaan hasad dengki.
۞ Surah An-Nas dapat melindungi kita daripada ditimpa penyakit was-was.
Seterusnya, bagi menangani Syaitan Durjana, dikatakan juga:-
۞ Ketika anda membawa AL-QURAN, respon syaitan ialah biasa saja, tengok je...
۞ Ketika anda membukanya, syaitan mula curiga.
۞ Ketika anda membacanya, syaitan mula gelisah.
۞ Ketika anda memahaminya, dia mula kejang.
۞ Ketika anda mengamalkan AL-QURAN, dalam kehidupan setiap hari, dia stroke....
Teruskan membaca AL-QURAN dan mengamalkannya agar syaitan terus stroke.
۞ Ketika anda ingin menyebarkan pesanan ini, syaitan pun mencegahnya.
۞ Syaitan kata, 'JANGAN SEBARKANNYA, KERANA IA TIDAK PENTING LANGSUNG!
renung-2kan dan selamat beramal :)
Nov 30, 2011
HAYATI 6 M UNTUK KESEJAHTERAAN HIDUP..
TIDAK KENAL MAKA TIDAK KAYA . MARI KITA BELAJAR DARI 6 M .
1 .M = MUHAMMAD SAW .
2 . M=MALAIKAT .
3. M= MANUSIA
4. M=MEKAH
5 .M=MADINAH
6 .M=MALAYSIA NEGARA KITA TERCINTA DAN DISAYANGI .
AMIINN....ALHAMDULILLAH....
1 .M = MUHAMMAD SAW .
2 . M=MALAIKAT .
3. M= MANUSIA
4. M=MEKAH
5 .M=MADINAH
6 .M=MALAYSIA NEGARA KITA TERCINTA DAN DISAYANGI .
AMIINN....ALHAMDULILLAH....
Nov 28, 2011
Bulan-Bulan Islam
(Sesungguhnya bilangan bulan pada sisi Allah adalah dua belas bulan, dalam ketetapan Allah di waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya empat bulan haram (Zulkaedah, Zulhijjah, Muharram, Rejab). Itulah (ketetapan) agama yang lurus, maka janganlah kamu menganiaya diri kamu dalam bulan yang empat itu dan perangilah kaum Musyrikin itu semuanya sebagaimana mereka pun memerangi kamu semuanya, dan ketahuilah bahawasanya Allah beserta orang-orang yang bertaqwa). (Surah Al-Taubah : 36)
Dua belas bulan yang disebut oleh Allah di dalam ayat di atas telah dihuraikan oleh Rasulullah SAW di dalam sebuah hadith yang telah diceritakan oleh Saidina Abu Bakar as-Siddiq r.a bahawa Rasulullah SAW memberikan khutbah ketika ibadah haji dengan berkata:
Ketahuilah bahawa masa berputar seperti mana hari Allah menciptakan langit dan bumi, setahun ada 12 bulan antaranya empat bulan haram, tiga daripadanya berturutan iaitu Zulkaedah, Zulhijjah, Muharam dan Rejab yang terletak antara Jumada dan Syaaban. (Hadis Riwayat Imam Ahmad)
Bulan dalam bahasa Arab disebut "Al-Syahru" bermaksud bulan yang merujuk kepada bulan-bulan yang terdapat dalam Islam yang dipanggil bulan-bulan Hijriyah. Tarikh Hijriyah Islam yang pertama adalah bermula ketika Nabi Muhammad SAW serta umat Islam telah sampai dan berhijrah ke Madinah. Nama-nama bulan Arab yang telah diiktiraf sebagai bulan Islam dan telah dirasmikan penggunaannya oleh Saidina Umar al-Khattab r.a adalah seperti berikut :
Muharram
Muharam ertinya diharamkan. Bulan ini merupakan bulan yang termasuk dalam senarai bulan-bulan yang diharamkan berperang.
Safar
Safar adalah bulan ke-2 dalam bulan Islam yang bererti kosong, kerana penduduk Arab ketika itu keluar dari kampung mereka kerana berperang dan mencari makanan sebagai persiapan menghadapi musim panas. Rumah menjadi kosong.
Rabiulawal dan Rabiulakhir
Rabiulawal dan Rabiulakhir ertinya musim bunga iaitu biasanya waktu ini pokok mengeluarkan bunga dan tumbuhan menghijau. Rabiulawal dan Rabiulakhir merupakan bulan Islam yang ke-3 dan ke-4.
Jumadilawal dan Jumadilakhir
Jumadilawal (Jumada al-Awwal) dan Jumadilakhir (jumada al-Akhir) , merupakan bulan ke-5 dan ke-6. Perkataan Jumada bermaksud kemarau di mana bulan ini merupakan musim kemarau yang bermula pada bulan Jamadilawal dan berakhir pada Jamadilakhir.
Rejab
Rejab adalah bulan ke-7 pula bermaksud mengagungkan dan membesarkan. Menurut sejarahnya, bulan Rejab dimuliakan orang Arab dengan menyembelih anak unta pertama dari induknya. Pada bulan ini dilarang berperang dan pintu Ka'bah dibuka.
Syaaban
Syaaban bererti berselerak/ pecahan yang banyak, di mana pada zaman Arab sebelum Islam mereka keluar bertebaran pada bulan ini setelah terpaksa berkurung di rumah ketika bulan Rejab. Pada bulan ini juga, mereka keluar beramai-ramai mencari air dan makanan.
Ramadhan
Ramadhan merupakan bulan ke-9 dalam kalendar Islam. Ia bererti terik atau terbakar, kerana kebiasaannya pada bulan ini, cuaca sangat terik dan panas di Semenanjung Arab. Dan setelah Islam menapak, bulan ini merupakan bulan puasa bagi umat Islam.
Syawal
Syawal pula dinamakan sempena dengan musim di mana unta kekurangan susu pada waktu ini. Syawal dalam bahasa Arab berasal dari kata kerja Tasyawwala yang bermaksud sedikit atau berkurangan. Manakakala setelah kedatangan Islam, Syawal merupakan bulan peningkatan kebajikan setelah melewati masa latihan pengendalian diri selama sebulan penuh dengan puasa Ramadan. Pada awal bulan Syawal, kaum Muslim merayakan Hari Raya Idul Fitri atau perayaan yang menandai kemenangan melawan hawa nafsu. Syawal merupakan bulan ke-10 dalam kalendar Hijrah.
Zulkaedah
Zulkaedah merupakan bulan ke-11, ia merujuk kepada kebiasaan penduduk Arab zaman sebelum Islam tidak berperang kerana ia termasuk dalam bulan-bulan haram berperang. Perkataan Kaedah itu berasal dari 'Qa 'ada' yakni duduk.
Zulhijjah
Zulhijjah adalah bulan ke-12 dan bulan terakhir Hijrah. Ia disebut Zulhijah (Ar.: Zu al-Hijjah) yang berarti "yang empunya haji". Pada zaman sebelum kedatangan Islam, bulan ini merupakan bulan untuk melakukan ibadah haji ke Mekah (Ka'bah). Setelah kedatangan Islam, ibadah haji masih tetap dilaksanakan pada bulan Zulhijah yakni pada tanggal 8, 9 dan 10 Zulhijah.
Dua belas bulan yang disebut oleh Allah di dalam ayat di atas telah dihuraikan oleh Rasulullah SAW di dalam sebuah hadith yang telah diceritakan oleh Saidina Abu Bakar as-Siddiq r.a bahawa Rasulullah SAW memberikan khutbah ketika ibadah haji dengan berkata:
Ketahuilah bahawa masa berputar seperti mana hari Allah menciptakan langit dan bumi, setahun ada 12 bulan antaranya empat bulan haram, tiga daripadanya berturutan iaitu Zulkaedah, Zulhijjah, Muharam dan Rejab yang terletak antara Jumada dan Syaaban. (Hadis Riwayat Imam Ahmad)
Bulan dalam bahasa Arab disebut "Al-Syahru" bermaksud bulan yang merujuk kepada bulan-bulan yang terdapat dalam Islam yang dipanggil bulan-bulan Hijriyah. Tarikh Hijriyah Islam yang pertama adalah bermula ketika Nabi Muhammad SAW serta umat Islam telah sampai dan berhijrah ke Madinah. Nama-nama bulan Arab yang telah diiktiraf sebagai bulan Islam dan telah dirasmikan penggunaannya oleh Saidina Umar al-Khattab r.a adalah seperti berikut :
Muharram
Muharam ertinya diharamkan. Bulan ini merupakan bulan yang termasuk dalam senarai bulan-bulan yang diharamkan berperang.
Safar
Safar adalah bulan ke-2 dalam bulan Islam yang bererti kosong, kerana penduduk Arab ketika itu keluar dari kampung mereka kerana berperang dan mencari makanan sebagai persiapan menghadapi musim panas. Rumah menjadi kosong.
Rabiulawal dan Rabiulakhir
Rabiulawal dan Rabiulakhir ertinya musim bunga iaitu biasanya waktu ini pokok mengeluarkan bunga dan tumbuhan menghijau. Rabiulawal dan Rabiulakhir merupakan bulan Islam yang ke-3 dan ke-4.
Jumadilawal dan Jumadilakhir
Jumadilawal (Jumada al-Awwal) dan Jumadilakhir (jumada al-Akhir) , merupakan bulan ke-5 dan ke-6. Perkataan Jumada bermaksud kemarau di mana bulan ini merupakan musim kemarau yang bermula pada bulan Jamadilawal dan berakhir pada Jamadilakhir.
Rejab
Rejab adalah bulan ke-7 pula bermaksud mengagungkan dan membesarkan. Menurut sejarahnya, bulan Rejab dimuliakan orang Arab dengan menyembelih anak unta pertama dari induknya. Pada bulan ini dilarang berperang dan pintu Ka'bah dibuka.
Syaaban
Syaaban bererti berselerak/ pecahan yang banyak, di mana pada zaman Arab sebelum Islam mereka keluar bertebaran pada bulan ini setelah terpaksa berkurung di rumah ketika bulan Rejab. Pada bulan ini juga, mereka keluar beramai-ramai mencari air dan makanan.
Ramadhan
Ramadhan merupakan bulan ke-9 dalam kalendar Islam. Ia bererti terik atau terbakar, kerana kebiasaannya pada bulan ini, cuaca sangat terik dan panas di Semenanjung Arab. Dan setelah Islam menapak, bulan ini merupakan bulan puasa bagi umat Islam.
Syawal
Syawal pula dinamakan sempena dengan musim di mana unta kekurangan susu pada waktu ini. Syawal dalam bahasa Arab berasal dari kata kerja Tasyawwala yang bermaksud sedikit atau berkurangan. Manakakala setelah kedatangan Islam, Syawal merupakan bulan peningkatan kebajikan setelah melewati masa latihan pengendalian diri selama sebulan penuh dengan puasa Ramadan. Pada awal bulan Syawal, kaum Muslim merayakan Hari Raya Idul Fitri atau perayaan yang menandai kemenangan melawan hawa nafsu. Syawal merupakan bulan ke-10 dalam kalendar Hijrah.
Zulkaedah
Zulkaedah merupakan bulan ke-11, ia merujuk kepada kebiasaan penduduk Arab zaman sebelum Islam tidak berperang kerana ia termasuk dalam bulan-bulan haram berperang. Perkataan Kaedah itu berasal dari 'Qa 'ada' yakni duduk.
Zulhijjah
Zulhijjah adalah bulan ke-12 dan bulan terakhir Hijrah. Ia disebut Zulhijah (Ar.: Zu al-Hijjah) yang berarti "yang empunya haji". Pada zaman sebelum kedatangan Islam, bulan ini merupakan bulan untuk melakukan ibadah haji ke Mekah (Ka'bah). Setelah kedatangan Islam, ibadah haji masih tetap dilaksanakan pada bulan Zulhijah yakni pada tanggal 8, 9 dan 10 Zulhijah.
9 PETUA UNTUK KEBERKATAN DOA
Berikut adalah sembilan petua daripada Baginda Rasulullah S.A.W. untuk mencapai keberkatan dan darjat doa mustajab : -
1. Anas Bin Malik R.A. meriwayatkan bahawa Rasulullah S.A.W. bersabda : “ Doa antara azan dan iqamat tidak akan ditolak “ .
2. Sesungguhnya Rasulullah S.A.W. bersabda : “ Allah S.W.T. akan turun ke langit dunia setiap malam iaitu pada sepertiga malam yang terakhir, seraya berfirman : “ Sesiapa yang berdoa kepada-Ku, maka aku akan menerima permintaannya dan sesiapa yang meminta keampunan daripada-Ku maka Aku akan mengampuninya.
3. Abu Hurairah R.A. telah meriwayatkan bahawa Rasulullah S.A.W. bersabda : “ Tiga orang yang tidak ditolak doanya iaitu pemimpin yang adil, orang berpuasa ketika dia berbuka dan orang yang dianiaya. Allah S.W.T. mengangkat doa-doa itu ke awan dan pintu-pintu langit dibuka “.
4. Ibnu Abbas R.A. telah meriwayatkan bahawa Rasulullah S.A.W. bersabda : “ Aku dilarang membaca Al-Quran ketika sujud dan rukuk. Waktu yang paling dekat antara hamba dan Tuhan-Nya adalah ketika sujud, maka perbanyakkanlah doa ketika itu ”.
5. Hadis Abu Hurairah R.A., Nabi S.AW. bersabda : ” Jika kamu mendengar ayam jantan berkokok, pohonlah kurnia daripada Allah S.W.T. kerana sesungguhnya binatang itu melihat malaikat. ” Jika kamu mendengar keldai memekik, pohonlah perlindungan daripada Allah S.W.T. daripada godaan syaitan kerana binatang tersebut melihat syaitan ”.
6. Ubadah bin As-Shamit berkata bahawa Nabi Muhammad S.A.W. bersabda : ” Sesiapa yang bangun pada waktu malam hari dan mengatakan solat atau berdoa, doanya akan dimakbulkan. ” Apabila beliau berwuduk ( dan mengerjakan solat malam ), solatnya akan diterima Allah S.W.T. ”.
7. Ata bin Abi Rabah juga berkata : ” Telah sampai padaku bahawa Rasulullah S.A.W. bersabda : ” Sesiapa yang membaca Surah Yaasin pada permulaan hari maka segala hajatnya akan dipenuhkan ”.
8. Hadis daripada Abu Hurairah R.A. Rasulullah S.A.W. telah bersabda : ” Doa seseorang itu akan dimakbulkan selagi dia tidak terburu-buru menyebabkan dia berkata : ” Aku berdoa tetapi tidak dimakbulkan ”.
9. Hadis daripada Abu Hurairah R.A., Rasulullah S.A.W. memperkatakan mengenai hari Jumaat. Lalu baginda bersabda : ” Pada hari Jumaat itu ada suatu saat. Bila mana seorang Muslim dapat menepatinya dalam keadaan sedang berdoa, memohon sesuatu daripada Allah S.W.T., pasti dia akan dianugerahkan apa yang dipohonnya itu ”..
1. Anas Bin Malik R.A. meriwayatkan bahawa Rasulullah S.A.W. bersabda : “ Doa antara azan dan iqamat tidak akan ditolak “ .
2. Sesungguhnya Rasulullah S.A.W. bersabda : “ Allah S.W.T. akan turun ke langit dunia setiap malam iaitu pada sepertiga malam yang terakhir, seraya berfirman : “ Sesiapa yang berdoa kepada-Ku, maka aku akan menerima permintaannya dan sesiapa yang meminta keampunan daripada-Ku maka Aku akan mengampuninya.
3. Abu Hurairah R.A. telah meriwayatkan bahawa Rasulullah S.A.W. bersabda : “ Tiga orang yang tidak ditolak doanya iaitu pemimpin yang adil, orang berpuasa ketika dia berbuka dan orang yang dianiaya. Allah S.W.T. mengangkat doa-doa itu ke awan dan pintu-pintu langit dibuka “.
4. Ibnu Abbas R.A. telah meriwayatkan bahawa Rasulullah S.A.W. bersabda : “ Aku dilarang membaca Al-Quran ketika sujud dan rukuk. Waktu yang paling dekat antara hamba dan Tuhan-Nya adalah ketika sujud, maka perbanyakkanlah doa ketika itu ”.
5. Hadis Abu Hurairah R.A., Nabi S.AW. bersabda : ” Jika kamu mendengar ayam jantan berkokok, pohonlah kurnia daripada Allah S.W.T. kerana sesungguhnya binatang itu melihat malaikat. ” Jika kamu mendengar keldai memekik, pohonlah perlindungan daripada Allah S.W.T. daripada godaan syaitan kerana binatang tersebut melihat syaitan ”.
6. Ubadah bin As-Shamit berkata bahawa Nabi Muhammad S.A.W. bersabda : ” Sesiapa yang bangun pada waktu malam hari dan mengatakan solat atau berdoa, doanya akan dimakbulkan. ” Apabila beliau berwuduk ( dan mengerjakan solat malam ), solatnya akan diterima Allah S.W.T. ”.
7. Ata bin Abi Rabah juga berkata : ” Telah sampai padaku bahawa Rasulullah S.A.W. bersabda : ” Sesiapa yang membaca Surah Yaasin pada permulaan hari maka segala hajatnya akan dipenuhkan ”.
8. Hadis daripada Abu Hurairah R.A. Rasulullah S.A.W. telah bersabda : ” Doa seseorang itu akan dimakbulkan selagi dia tidak terburu-buru menyebabkan dia berkata : ” Aku berdoa tetapi tidak dimakbulkan ”.
9. Hadis daripada Abu Hurairah R.A., Rasulullah S.A.W. memperkatakan mengenai hari Jumaat. Lalu baginda bersabda : ” Pada hari Jumaat itu ada suatu saat. Bila mana seorang Muslim dapat menepatinya dalam keadaan sedang berdoa, memohon sesuatu daripada Allah S.W.T., pasti dia akan dianugerahkan apa yang dipohonnya itu ”..
MUHASABAH HIJRAH
Di awal tahun baru hijrah,
Ku sujud menghambakan diri pada-Mu,
Hati terus merintih mengenangkan dosa lalu,
Kotornya diri dengan maksiat dan noda,
Lemahnya jiwa berdepan dengan dunia,
Lalainya diri dari mengingati-Nya,
Astaghfirullahal 'adzim....
Banyaknya kekurangan diri,
Ampuni hamba-Mu ini Ya Allah.
Aku sedar,
Jiwa yang tandus taqwa,
Terdorong lakukan apa sahaja,
Sanggup menentang arus kehendak Ilahi,
Yang difikir hanyalah untuk kepuasan diri,
Maka, pabila dosa telah larut,
Gelaplah hati, kotorlah jiwa, murunglah diri,
Itulah fitrah sang pendosa,
Yang leka dari pencipta-Nya.
Namun, bila iman hadir di jiwa,
Mata hati mula bekerja,
Baru kusedar, betapa diri jauh dari-Mu ya Allah,
Asyik sibuk untuk dunia,
Hinggakan solat sering kutunda,
Al-Quran pun malas dibaca,
Lidahku kotor dengan kata-kata dusta,
Mata ini tak kujaga dari perkara dosa,
Telinga ini mendengar apa yang tak sepatutnya,
Kaki ini sering melangkah ke tempat lagha.
Ya Allah,
Jauh sekali diriku dengan peribadi kekasih-Mu,
Kau teladan terbaik bagi seluruh umat,
Ingin sekali aku mencontohi peribadimu, Rasulullah
Meskipun dirimu suci tanpa dosa,
Solat malam tidak pernah kau lupa,
Munajatmu di tengah malam jadi rutin harian,
Pengharapanmu pada Allah terlalu tinggi,
Sedang aku???
Seorang hamba yang penuh dosa....
Solat fardhu pun kurang dijaga,
Apatah lagi solat malam sepertimu, Ya Nabiyullah.
Sungguh,
Aku ingin berubah,
Menjadi seorang hamba-Mu yang taat,
Aku takut akan azab kubur,
Aku gerun dengan dahsyatnya neraka-Mu,
Dan kurindukan nikmat syurga.
Jadi,
Kupohon padaMu ya Allah,
Campakkan ke dalam hati ini niat yang tulus,
Ingin sekali aku berdiri di hadapan-Mu dengan jiwa yang tunduk,
Ingin sekali aku rukuk pada-Mu dengan hati yang pasrah,
Dan ingin sekali ku sujud ke hadhrat-Mu dengan punuh kehambaan,
Ya Rahim,
Sucikan hatiku dari sifat munafik,
Sucikan amalku daripada riyak,
Sucikan lidahku daripada dusta dan mataku dari khianat,
Jadikanlah diriku seorang anak yang solehah,
Yang dapat mendamaikan hati Ummi dan Abiku,
Jadikanlah diriku seorang mukminat solehah,
Kerana mukminat solehah itu lebih cantik dari bidadari syurga.
Dan...
Kurniakan aku kesabaran untuk menunaikan ketaatan pada-Mu,
Anugerahkan aku kesabaran dalam meninggalkan maksiat pada-Mu,
Jadikanlah hati ini hati yang sentiasa mengingati-Mu,
Agar dapat ku miliki sekeping hati yang tenang,
Jauh dari hasad dengki dan kepalsuan dunia,
Hadirkanlah cintaku kepada-Mu mengatasi segalanya,
Agar Kau temukan hati yang terbaik buat diriku.
Moga dapat kukecapi, kebahagiaan yang hakiki,
Suatu hari nanti...
Amin....
Ku sujud menghambakan diri pada-Mu,
Hati terus merintih mengenangkan dosa lalu,
Kotornya diri dengan maksiat dan noda,
Lemahnya jiwa berdepan dengan dunia,
Lalainya diri dari mengingati-Nya,
Astaghfirullahal 'adzim....
Banyaknya kekurangan diri,
Ampuni hamba-Mu ini Ya Allah.
Aku sedar,
Jiwa yang tandus taqwa,
Terdorong lakukan apa sahaja,
Sanggup menentang arus kehendak Ilahi,
Yang difikir hanyalah untuk kepuasan diri,
Maka, pabila dosa telah larut,
Gelaplah hati, kotorlah jiwa, murunglah diri,
Itulah fitrah sang pendosa,
Yang leka dari pencipta-Nya.
Namun, bila iman hadir di jiwa,
Mata hati mula bekerja,
Baru kusedar, betapa diri jauh dari-Mu ya Allah,
Asyik sibuk untuk dunia,
Hinggakan solat sering kutunda,
Al-Quran pun malas dibaca,
Lidahku kotor dengan kata-kata dusta,
Mata ini tak kujaga dari perkara dosa,
Telinga ini mendengar apa yang tak sepatutnya,
Kaki ini sering melangkah ke tempat lagha.
Ya Allah,
Jauh sekali diriku dengan peribadi kekasih-Mu,
Kau teladan terbaik bagi seluruh umat,
Ingin sekali aku mencontohi peribadimu, Rasulullah
Meskipun dirimu suci tanpa dosa,
Solat malam tidak pernah kau lupa,
Munajatmu di tengah malam jadi rutin harian,
Pengharapanmu pada Allah terlalu tinggi,
Sedang aku???
Seorang hamba yang penuh dosa....
Solat fardhu pun kurang dijaga,
Apatah lagi solat malam sepertimu, Ya Nabiyullah.
Sungguh,
Aku ingin berubah,
Menjadi seorang hamba-Mu yang taat,
Aku takut akan azab kubur,
Aku gerun dengan dahsyatnya neraka-Mu,
Dan kurindukan nikmat syurga.
Jadi,
Kupohon padaMu ya Allah,
Campakkan ke dalam hati ini niat yang tulus,
Ingin sekali aku berdiri di hadapan-Mu dengan jiwa yang tunduk,
Ingin sekali aku rukuk pada-Mu dengan hati yang pasrah,
Dan ingin sekali ku sujud ke hadhrat-Mu dengan punuh kehambaan,
Ya Rahim,
Sucikan hatiku dari sifat munafik,
Sucikan amalku daripada riyak,
Sucikan lidahku daripada dusta dan mataku dari khianat,
Jadikanlah diriku seorang anak yang solehah,
Yang dapat mendamaikan hati Ummi dan Abiku,
Jadikanlah diriku seorang mukminat solehah,
Kerana mukminat solehah itu lebih cantik dari bidadari syurga.
Dan...
Kurniakan aku kesabaran untuk menunaikan ketaatan pada-Mu,
Anugerahkan aku kesabaran dalam meninggalkan maksiat pada-Mu,
Jadikanlah hati ini hati yang sentiasa mengingati-Mu,
Agar dapat ku miliki sekeping hati yang tenang,
Jauh dari hasad dengki dan kepalsuan dunia,
Hadirkanlah cintaku kepada-Mu mengatasi segalanya,
Agar Kau temukan hati yang terbaik buat diriku.
Moga dapat kukecapi, kebahagiaan yang hakiki,
Suatu hari nanti...
Amin....
Nov 27, 2011
MEREBUT KELEBIHAN BULAN MUHARRAM...
ALLAH SWT berfirman (maksudnya), “Sesungguhnya bilangan bulan di sisi ALLAH adalah 12 bulan sebagaimana ketetapan ALLAH ketika DIA menciptakan langit dan bumi. Di antaranya ada empat bulan haram. Itulah (ketetapan) agama yang lurus, maka janganlah kamu menganiaya diri kamu dalam bulan yang empat itu.” (Surah at-Taubah, 9: 36)
Nabi SAW bersabda, “Waktu itu telah berputar sebagaimana biasa sejak ALLAH menciptakan langit dan bumi. Satu tahun ada 12 bulan, di antaranya empat bulan haram. tiga bulan berturut-turut, iaitu Zulkaedah, Zulhijah, Muharam, dan satu lagi ialah Rejab yang terletak di antara Jamadilakhir dan Syaaban.” (Hadis Riwayat al-Bukhari)
Muharam ialah bulan yang mulia dan ia memiliki keutamaannya tersendiri. Nabi SAW menyatakan Muharam ialah bulan ALLAH, dan puasa yang paling afdal setelah Ramadan ialah puasa dalam Muharam.
Kata Nabi SAW, “Puasa yang paling afdal setelah puasa Ramadan ialah puasa di bulan ALLAH, al-Muharam. Solat yang paling afdal setelah solat yang difardukan adalah solat pada malam hari.” (Hadis Riwayat Muslim)
Dalil-dalil ini semuanya menunjukkan kemuliaan di bulan haram, terutamanya Muharam. Selain itu, di dalamnya turut ditegaskan lagi akan larangan menganiaya diri. Ini menunjukkan perbuatan maksiat di bulan haram lebih diharamkan lagi berbanding bulan-bulan selainnya. Sebaliknya, amalan soleh pula akan diberikan ganjaran yang besar.
Hikmah bulan haram...
Di antara hikmah dijadikan empat bulan haram di mana tiga bulan secara berturut-turut dan satu bulan lagi dengan menyendiri adalah bagi memberi ketenangan kepada umat Islam yang melaksanakan ibadah haji. Iaitu Zulkaedah merupakan satu bulan pertama sebelum bermulanya bulan haji. Seterusnya bulan Zulhijah di mana umat Islam disibukkan dengan ibadah haji dan melaksanakan manasiknya.
Kemudian dijadikan bulan yang seterusnya juga sebagai bulan haram, iaitu Muharam supaya pada bulan tersebut mereka dapat kembali ke wilayah atau negara mereka masing-masing yang saling berjauhan secara aman.
Manakala Rejab yang berada di pertengahan tahun pula adalah supaya pada bulan tersebut umat Islam di sekitar Jazirah Arab dapat mengunjungi Kaabah dan melaksanakan umrah dengan aman. (Lihat: Tafsir Ibnu Katsir, 4/148)
Ini adalah kerana dalam bulan-bulan haram, umat Islam diharamkan untuk berperang melainkan sekiranya umat Islam lebih dahulu diserang atau diperangi. Pada ketika umat Islam lebih dahulu diserang, mereka dibolehkan untuk mempertahankan diri serta membuat serangan balas.
Amalan sunnah Muharam..
Di antara amalan sunnah yang disebutkan secara khusus pada Muharam adalah berpuasa sunnah.
Sebagaimana disebutkan dalam hadis di atas, puasa yang paling afdal setelah puasa Ramadan adalah puasa Muharam. Maksud puasa dalam hadis tersebut adalah puasa sunnah secara umum. Memperbanyakkan amalan puasa sunnah dalam bulan ini (Muharam) terutamanya pada hari ke-10 Muharam adalah termasuk sunnah-sunnah yang sangat dianjurkan.
‘Abdullah B ‘Abbas r.a berkata, “Nabi tiba di Madinah dan beliau mendapati orang-orang Yahudi sedang berpuasa ‘Asyura (hari ke-10 Muharam).” Nabi bertanya,
“Puasa apakah ini?”
Orang-orang menjawab, “Hari ini adalah hari yang baik, iaitu hari di mana ALLAH telah menyelamatkan bani Israel daripada kejahatan musuhnya, maka Musa pun berpuasa sebagai tanda syukur beliau kepada ALLAH dan kami pun turut serta berpuasa.
” Nabi SAW pun berkata, “Kami lebih berhak terhadap Musa daripada kamu semua.” Akhirnya Nabi pun berpuasa dan memerintahkan umat Islam untuk berpuasa.” (Hadis Riwayat al-Bukhari)
Sejarah penetapan puasa ‘Asyura mengalami beberapa fasa. Pada awalnya, ketika di Makkah Nabi berpuasa ‘Asyura tanpa memerintah orang lain untuk berpuasa. Kemudian apabila sampai di Madinah, beliau tetap terus berpuasa di hari Asyura dan memerintahkan umat Islam agar turut berpuasa.
Tetapi setelah perintah kewajiban berpuasa Ramadan turun, puasa pada hari Asyura menjadi sunnah dan tidak diwajibkan. Rasulullah mengatakan, “Sesiapa yang hendak berpuasa (pada hari Asyura), silakan berpuasa, bagi yang tidak berpuasa, juga tidak mengapa.” (Hadis Riwayat al-Bukhari)
Kemudian ketika di penghujung hayatnya, Rasulullah SAW bertekad untuk tidak hanya berpuasa pada hari Asyura (hari ke-10) Muharam, tetapi juga bertekad untuk puasa pada hari yang ke-9.
Ibnu ‘Abbas r.a berkata, “Ketika Nabi sedang berpuasa pada hari Asyura dan memerintahkan para sahabatnya untuk turut berpuasa, para sahabat berkata, “Wahai Rasulullah, hari Asyura adalah hari yang diagungkan oleh Yahudi dan Nashara.”
Maka Rasulullah SAW berkata, “Jika begitu, tahun depan insya-ALLAH kita puasa sekali pada hari yang ke sembilannya.” Ibnu ‘Abbas berkata, “Tetapi belum sempat sampai tahun depan, beliau telah wafat terlebih dahulu.” (Hadis Riwayat Muslim)
Dari hadis ini, umat Islam tidak hanya disunnahkan agar berpuasa di hari ke-10 Muharam atau dikenali sebagai hari Asyura, tetapi juga turut disunnahkan agar berpuasa pada hari ke sembilan Muharam.
Rasulullah mengisyaratkan tentang kelebihan puasa ‘Asyura sebagaimana sabdanya, “Adapun puasa di hari Asyura, aku memohon kepada ALLAH agar ia dapat menghapuskan dosa setahun yang lalu.” (Hadis Riwayat Muslim)
Nabi SAW bersabda, “Waktu itu telah berputar sebagaimana biasa sejak ALLAH menciptakan langit dan bumi. Satu tahun ada 12 bulan, di antaranya empat bulan haram. tiga bulan berturut-turut, iaitu Zulkaedah, Zulhijah, Muharam, dan satu lagi ialah Rejab yang terletak di antara Jamadilakhir dan Syaaban.” (Hadis Riwayat al-Bukhari)
Muharam ialah bulan yang mulia dan ia memiliki keutamaannya tersendiri. Nabi SAW menyatakan Muharam ialah bulan ALLAH, dan puasa yang paling afdal setelah Ramadan ialah puasa dalam Muharam.
Kata Nabi SAW, “Puasa yang paling afdal setelah puasa Ramadan ialah puasa di bulan ALLAH, al-Muharam. Solat yang paling afdal setelah solat yang difardukan adalah solat pada malam hari.” (Hadis Riwayat Muslim)
Dalil-dalil ini semuanya menunjukkan kemuliaan di bulan haram, terutamanya Muharam. Selain itu, di dalamnya turut ditegaskan lagi akan larangan menganiaya diri. Ini menunjukkan perbuatan maksiat di bulan haram lebih diharamkan lagi berbanding bulan-bulan selainnya. Sebaliknya, amalan soleh pula akan diberikan ganjaran yang besar.
Hikmah bulan haram...
Di antara hikmah dijadikan empat bulan haram di mana tiga bulan secara berturut-turut dan satu bulan lagi dengan menyendiri adalah bagi memberi ketenangan kepada umat Islam yang melaksanakan ibadah haji. Iaitu Zulkaedah merupakan satu bulan pertama sebelum bermulanya bulan haji. Seterusnya bulan Zulhijah di mana umat Islam disibukkan dengan ibadah haji dan melaksanakan manasiknya.
Kemudian dijadikan bulan yang seterusnya juga sebagai bulan haram, iaitu Muharam supaya pada bulan tersebut mereka dapat kembali ke wilayah atau negara mereka masing-masing yang saling berjauhan secara aman.
Manakala Rejab yang berada di pertengahan tahun pula adalah supaya pada bulan tersebut umat Islam di sekitar Jazirah Arab dapat mengunjungi Kaabah dan melaksanakan umrah dengan aman. (Lihat: Tafsir Ibnu Katsir, 4/148)
Ini adalah kerana dalam bulan-bulan haram, umat Islam diharamkan untuk berperang melainkan sekiranya umat Islam lebih dahulu diserang atau diperangi. Pada ketika umat Islam lebih dahulu diserang, mereka dibolehkan untuk mempertahankan diri serta membuat serangan balas.
Amalan sunnah Muharam..
Di antara amalan sunnah yang disebutkan secara khusus pada Muharam adalah berpuasa sunnah.
Sebagaimana disebutkan dalam hadis di atas, puasa yang paling afdal setelah puasa Ramadan adalah puasa Muharam. Maksud puasa dalam hadis tersebut adalah puasa sunnah secara umum. Memperbanyakkan amalan puasa sunnah dalam bulan ini (Muharam) terutamanya pada hari ke-10 Muharam adalah termasuk sunnah-sunnah yang sangat dianjurkan.
‘Abdullah B ‘Abbas r.a berkata, “Nabi tiba di Madinah dan beliau mendapati orang-orang Yahudi sedang berpuasa ‘Asyura (hari ke-10 Muharam).” Nabi bertanya,
“Puasa apakah ini?”
Orang-orang menjawab, “Hari ini adalah hari yang baik, iaitu hari di mana ALLAH telah menyelamatkan bani Israel daripada kejahatan musuhnya, maka Musa pun berpuasa sebagai tanda syukur beliau kepada ALLAH dan kami pun turut serta berpuasa.
” Nabi SAW pun berkata, “Kami lebih berhak terhadap Musa daripada kamu semua.” Akhirnya Nabi pun berpuasa dan memerintahkan umat Islam untuk berpuasa.” (Hadis Riwayat al-Bukhari)
Sejarah penetapan puasa ‘Asyura mengalami beberapa fasa. Pada awalnya, ketika di Makkah Nabi berpuasa ‘Asyura tanpa memerintah orang lain untuk berpuasa. Kemudian apabila sampai di Madinah, beliau tetap terus berpuasa di hari Asyura dan memerintahkan umat Islam agar turut berpuasa.
Tetapi setelah perintah kewajiban berpuasa Ramadan turun, puasa pada hari Asyura menjadi sunnah dan tidak diwajibkan. Rasulullah mengatakan, “Sesiapa yang hendak berpuasa (pada hari Asyura), silakan berpuasa, bagi yang tidak berpuasa, juga tidak mengapa.” (Hadis Riwayat al-Bukhari)
Kemudian ketika di penghujung hayatnya, Rasulullah SAW bertekad untuk tidak hanya berpuasa pada hari Asyura (hari ke-10) Muharam, tetapi juga bertekad untuk puasa pada hari yang ke-9.
Ibnu ‘Abbas r.a berkata, “Ketika Nabi sedang berpuasa pada hari Asyura dan memerintahkan para sahabatnya untuk turut berpuasa, para sahabat berkata, “Wahai Rasulullah, hari Asyura adalah hari yang diagungkan oleh Yahudi dan Nashara.”
Maka Rasulullah SAW berkata, “Jika begitu, tahun depan insya-ALLAH kita puasa sekali pada hari yang ke sembilannya.” Ibnu ‘Abbas berkata, “Tetapi belum sempat sampai tahun depan, beliau telah wafat terlebih dahulu.” (Hadis Riwayat Muslim)
Dari hadis ini, umat Islam tidak hanya disunnahkan agar berpuasa di hari ke-10 Muharam atau dikenali sebagai hari Asyura, tetapi juga turut disunnahkan agar berpuasa pada hari ke sembilan Muharam.
Rasulullah mengisyaratkan tentang kelebihan puasa ‘Asyura sebagaimana sabdanya, “Adapun puasa di hari Asyura, aku memohon kepada ALLAH agar ia dapat menghapuskan dosa setahun yang lalu.” (Hadis Riwayat Muslim)
—
PERISTIWA PENTING DALAM MUHARAM
1. 1 Muharam - Khalifah Umar Al-Khattab menetapkan adalah hari pertama bagi setiap tahun baru Islam (Kalendar Hijriah).
2. 10 Muharam - Dinamakan juga hari 'Asyura'. Pada hari itu banyak terjadi peristiwa penting yang mencerminkan kegemilangan bagi perjuangan yang gigih dan tabah bagi menegakkan keadilah dan kebenaran.
Pada 10 Muharam juga telah berlaku:
1. Nabi Adam bertaubat kepada Allah.
2. Nabi Idris diangkat oleh Allah ke langit.
3. Nabi Nuh diselamatkan Allah keluar dari perahunya sesudah bumi ditenggelamkan selama enam bulan.
4. Nabi Ibrahim diselamatkan Allah dari pembakaran Raja Namrud.
5. Allah menurunkan kitab Taurat kepada Nabi Musa.
6. Nabi Yusuf dibebaskan dari penjara.
7. Penglihatan Nabi Yaakob yang kabur dipulihkkan Allah.
8. Nabi Ayub dipulihkan Allah dari penyakit kulit yang dideritainya.
9. Nabi Yunus selamat keluar dari perut ikan paus setelah berada di dalamnya selama 40 hari 40 malam.
10. Laut Merah terbelah dua untuk menyelamatkan Nabi Musa dan pengikutnya dari tentera Firaun.
11. Kesalahan Nabi Daud diampuni Allah.
12. Nabi Sulaiman dikurniakan Allah kerajaan yang besar.
13. Hari pertama Allah menciptakan alam.
14. Hari Pertama Allah menurunkan rahmat.
15. Hari pertama Allah menurunkan hujan.
16. Allah menjadikan 'Arasy.
17. Allah menjadikan Luh Mahfuz.
18. Allah menjadikan alam.
19. Allah menjadikan Malaikat Jibril.
20. Nabi Isa diangkat ke langit.
2. 10 Muharam - Dinamakan juga hari 'Asyura'. Pada hari itu banyak terjadi peristiwa penting yang mencerminkan kegemilangan bagi perjuangan yang gigih dan tabah bagi menegakkan keadilah dan kebenaran.
Pada 10 Muharam juga telah berlaku:
1. Nabi Adam bertaubat kepada Allah.
2. Nabi Idris diangkat oleh Allah ke langit.
3. Nabi Nuh diselamatkan Allah keluar dari perahunya sesudah bumi ditenggelamkan selama enam bulan.
4. Nabi Ibrahim diselamatkan Allah dari pembakaran Raja Namrud.
5. Allah menurunkan kitab Taurat kepada Nabi Musa.
6. Nabi Yusuf dibebaskan dari penjara.
7. Penglihatan Nabi Yaakob yang kabur dipulihkkan Allah.
8. Nabi Ayub dipulihkan Allah dari penyakit kulit yang dideritainya.
9. Nabi Yunus selamat keluar dari perut ikan paus setelah berada di dalamnya selama 40 hari 40 malam.
10. Laut Merah terbelah dua untuk menyelamatkan Nabi Musa dan pengikutnya dari tentera Firaun.
11. Kesalahan Nabi Daud diampuni Allah.
12. Nabi Sulaiman dikurniakan Allah kerajaan yang besar.
13. Hari pertama Allah menciptakan alam.
14. Hari Pertama Allah menurunkan rahmat.
15. Hari pertama Allah menurunkan hujan.
16. Allah menjadikan 'Arasy.
17. Allah menjadikan Luh Mahfuz.
18. Allah menjadikan alam.
19. Allah menjadikan Malaikat Jibril.
20. Nabi Isa diangkat ke langit.
Posted by AHMAD SUFFIAN
Nov 26, 2011
HEBATNYA ISLAM
Biar putus cinta dengan manusia, Asalkan tak putus cinta dengan ALLAH, ALLAH akan gantikan dengan yang lebih BAIK, Namun jika putus cinta dengan DIA, Apa lagi yang nak Digantikan? '''Manusia itulah pengarah dan pelakonnya, '''AL-Quran dan As-Sunnah itulah skripnya, '''Malaikat itulah jurugambarnya, '''Islam itu jalan ceritanya, '''Kiamat itulah kesudahan pengambaraannya, '''Padang masyhar tempat penganugerahannya, '''Rasulullah S.A.W. adalah penerima anugerah terbaiknya, '''ALLAH S.W.T. adalah hakimnya, '''Syurga atau Neraka adalah trofinya"
PADA ALLAH SWT, KU BERSERAH..
Ya Allah Ya Rahman Ya Rahim Kau ampunilah dosa ku yang telah ku buat Kau limpahkanlah aku dengan kesabaran yang tiada terbatas Kau berikanlah aku kekuatan mental dan fizikal Kau kurniakanlah aku dengan sifat keredhaan Kau peliharalah lidahku dari kata-kata nista Kau kuatkanlah semangatku menempuhi segala cabaranMu Kau berikanlah aku sifat kasih sesama insan Ya Allah Sekiranya shabat2 ku ini adalah pilihan Mu di Arash Berilah aku kekuatan dan keyakinan untuk terus bersamanya Sekiranya shabat2 ku ini adalah shabat2 yang akan membimbing tanganku dititianMu Kurniakanlah aku sifat kasih dan redha atas segala perbuatannya Sekiranya shabar2 ku ini adalah bidadari untuk ku di Jannah Mu Limpahkanlah aku dengan sifat terbuka dan tawaduk akan segala ilmu yg dicurahkan Sekiranya shabat2 ku ini adalah yang terbaik untukku di DuniaMu Peliharalah tingkah laku serta kata-kataku dari menyakiti perasaannya Sekiranya.. shabat2 ku ini jodoh yang dirahmati oleh Mu maka Berilah aku kesabaran untuk menghadapi segala kerenah dan ragamnya Tetapi Ya Allah... Sekiranya shabat2 ku ini ditakdirkan bukan untuk diriku seorang Kau tunjukkanlan aku jalan yang terbaik untuk aku harungi segala dugaan Mu Sekiranya shabat2 ku tergoda dengan keindahan dunia Mu.. Limpahkanlah aku kesabaran untuk terus membimbingnya.. Sekiranya shabat2 ku tunduk terhadap nafsu yang melalaikan.. Kurniakanlah aku kekuatan Mu untuk aku memperbetulkan keadaanya Sekiranya shabat2 ku menyintai kesesatan Kau pandulah aku untuk menarik dirinya keluar dari terus terlena Ya Allah... Kau yang Maha Megetahui apa yang terbaik untukku Kau juga yang Maha Mengampuni segala kesilapan dan ketelanjuranku Sekiranya aku tersilap membuat keputusan.. Bimbinglah aku ke jalan yang Engkau redhai Sekiranya aku lalai dalam tanggungjawabku sebagai hamba Kau hukumlah aku didunia tetapi bukan diakhirat Mu Sekiranya aku engkar dan derhaka Berikanlah aku petunjuk kearah rahmat Mu Ya Allah sesungguhnya aku lemah tanpa petunjukMu.. Aku buta tanpa bimbinganMu.. Aku cacat tanpa hidayahMu.. Aku hina tanpa RahmatMu.. Ya Allah Kuatkan hati dan semangatku Tabahkan aku menghadapi segala cubaanMu Jadikanlah aku yang disenangi shabat2 Bukakanlah hatiku untuk menghayati agamaMu Bimbinglah aku menjadi hamba yg soleh Hanya padaMu Ya Allah ku pohon segala harapan Kerana aku pasrah dengan dugaanMu Kerana aku sedar hinanya aku Kerana aku insan lemah yang kerap keliru Kerana aku leka dengan keindahan duniamu Kerana kurang kesabaran ku menghadapi cabaranMu Kerana pendek akal ku mengharungi ujianMu Ya Allah Ya Tuhanku... Aku hanya ingin menjadi SHABAT yang dirahmati SHABAT yang dikasihi SHABAT yang soleha SHABAT yang sentiasa dihati Amin, amin Ya Rabbal Allamin..
Nov 24, 2011
KALENDAR HIJRAH KEKUATAN UMAT ISLAM


KALENDAR MASIHI yang merujuk kepada PEREDARAN MATAHARI.
KALENDAR HIJRAH yang merujuk kepada PEREDARAN BULAN.
MENGAPA TARIKH ISLAM dipinggirkan aplikasinya dalam hidup kita??. Mengapa hanya digunakan pada waktu-waktu tertentu?? Cuma ambil kisah dan tahu bila perlu??
“Maha Suci Tuhan yang telah menciptakan pasangan-pasangan semuanya baik dari apa yang ditumbuhkan oleh bumi dan dari diri mereka maupun dari apa-apa yang mereka tidak ketahui.” (QS 36:36)
Hakikatnya kita menerima bahawa setiap sesuatu ALLAH jadikan BERPASANG-PASANGAN. Siang – malam, lelaki – perempuan, syurga – neraka, kebaikkan – kejahatan, kiri – kanan dan sebagainya lagi. Begitulah halnya dengan MATAHARI – BULAN! Bukankah ia berpasangan! Siang dengan mataharinya dan malam dengan kehadiran bulannya.
Sedarkah kita bahawa KALENDAR HIJRAH memainkan PERANAN BESAR dalam IBADAH kita. Dan ibadah kita adalah PENGUKUR kedudukan kita sebagai abdi-Nya. Malah ibadah adalah PEMBENTUKKAN DAN PENJANAAN ENERGI (ROH) HIDUP untuk menentukan kualiti kehidupan kita. Sedarkah kita bahawa kita menggunakan KALENDAR HIJRAH untuk:
Sambut Awal Muharam
Maulidul Rasul
Hari Nisfu Syaaban
Nuzul Al-Quran
Berpuasa di bulan Ramadhan
Hari Raya Eidul Fitri – Zakat Fitrah
Hari Raya Eidul Adha – Ibadah Qurban
Menentukan WAKTU-WAKTU SOLAT
Menentukan tarikh mula PUASA
Menentukan tarikh HARI RAYA Eidul Fitri
Menentukan Hari Wukuf di Arafah
JUGA…
Memahami tarikh PERISTIWA SIRAH RASUL
Mengetahui tarikh TURUNNYA AL-QURAN
Mengetahui tarikh ‘ISRA’ MIKRAJ’
Mencari malam LAILATUL QADAR
dan sebagainya lagi…
MAMPUKAH KITA MENAFIKANNYA. Hanya menerima aplikasinya untuk tujuan tertentu sedangkan di masa yang lain kita membiarkan diri (minda) ‘diikat’ dengan ‘software’ kalendar masihi. Atau mungkin kita ‘ambil tahu’ tarikh-tarikh hijrah semata-mata nak tahu bila nak CUTI UMUM sedangkan ia tidak terkesan (memberi bekas) pada penghayatan dalam ibadah kita. Apakah ibadah (agama) itu terpisah dengan realiti kita di bumi ini?? Atau apakah ini suatu HELAH atau PERDAYA yang telah secara sulitnya diatur untuk MELEMAHKAN MINDA MUSLIM??? Ayuh renung dan fikirkan…
KALENDAR HIJRAH yang merujuk kepada PEREDARAN BULAN.
MENGAPA TARIKH ISLAM dipinggirkan aplikasinya dalam hidup kita??. Mengapa hanya digunakan pada waktu-waktu tertentu?? Cuma ambil kisah dan tahu bila perlu??
“Maha Suci Tuhan yang telah menciptakan pasangan-pasangan semuanya baik dari apa yang ditumbuhkan oleh bumi dan dari diri mereka maupun dari apa-apa yang mereka tidak ketahui.” (QS 36:36)
Hakikatnya kita menerima bahawa setiap sesuatu ALLAH jadikan BERPASANG-PASANGAN. Siang – malam, lelaki – perempuan, syurga – neraka, kebaikkan – kejahatan, kiri – kanan dan sebagainya lagi. Begitulah halnya dengan MATAHARI – BULAN! Bukankah ia berpasangan! Siang dengan mataharinya dan malam dengan kehadiran bulannya.
Sedarkah kita bahawa KALENDAR HIJRAH memainkan PERANAN BESAR dalam IBADAH kita. Dan ibadah kita adalah PENGUKUR kedudukan kita sebagai abdi-Nya. Malah ibadah adalah PEMBENTUKKAN DAN PENJANAAN ENERGI (ROH) HIDUP untuk menentukan kualiti kehidupan kita. Sedarkah kita bahawa kita menggunakan KALENDAR HIJRAH untuk:
Sambut Awal Muharam
Maulidul Rasul
Hari Nisfu Syaaban
Nuzul Al-Quran
Berpuasa di bulan Ramadhan
Hari Raya Eidul Fitri – Zakat Fitrah
Hari Raya Eidul Adha – Ibadah Qurban
Menentukan WAKTU-WAKTU SOLAT
Menentukan tarikh mula PUASA
Menentukan tarikh HARI RAYA Eidul Fitri
Menentukan Hari Wukuf di Arafah
JUGA…
Memahami tarikh PERISTIWA SIRAH RASUL
Mengetahui tarikh TURUNNYA AL-QURAN
Mengetahui tarikh ‘ISRA’ MIKRAJ’
Mencari malam LAILATUL QADAR
dan sebagainya lagi…
MAMPUKAH KITA MENAFIKANNYA. Hanya menerima aplikasinya untuk tujuan tertentu sedangkan di masa yang lain kita membiarkan diri (minda) ‘diikat’ dengan ‘software’ kalendar masihi. Atau mungkin kita ‘ambil tahu’ tarikh-tarikh hijrah semata-mata nak tahu bila nak CUTI UMUM sedangkan ia tidak terkesan (memberi bekas) pada penghayatan dalam ibadah kita. Apakah ibadah (agama) itu terpisah dengan realiti kita di bumi ini?? Atau apakah ini suatu HELAH atau PERDAYA yang telah secara sulitnya diatur untuk MELEMAHKAN MINDA MUSLIM??? Ayuh renung dan fikirkan…
MA'AL HIJRAH

Disebut oleh al-Imam Abu Bakar Syatha ad-Dimyathi rahimahullah dalam "Ianatuth Tholibin" juzuk 3, halaman 414 :
Dan Ibnul Jauzi telah menyatakan bahawa di antara khasiatnya (yakni khasiat Majlis Maulid Nabi sollallahu 'alaihi wassalam) bahawasanya diberikan keamanan pada tahun tersebut dan akan diberikan kegembiraan dengan segeranya tertunai segala cita-cita dan keinginan.
Setelah segala untaian indah sirah kehidupan, akhlak pribadi dan sifat kemuliaan baginda dibaca, diiringi pula doa membawa berbagai harapan dan permohonan, antaranya, memohon keamanan dan kesentosaan serta kemakmuran bagi Negara tercinta.
Ya Allah, jadikanlah negeri ini dan sekalian negeri umat Islam aman sentosa lagi makmur dan cucurilah kami akan hujan rahmat yang meratai segala lembah dataran dan bukit-bukau. Allahumma aamiin mudah-mudahan dikabulkan Allah.
Dan Ibnul Jauzi telah menyatakan bahawa di antara khasiatnya (yakni khasiat Majlis Maulid Nabi sollallahu 'alaihi wassalam) bahawasanya diberikan keamanan pada tahun tersebut dan akan diberikan kegembiraan dengan segeranya tertunai segala cita-cita dan keinginan.
Setelah segala untaian indah sirah kehidupan, akhlak pribadi dan sifat kemuliaan baginda dibaca, diiringi pula doa membawa berbagai harapan dan permohonan, antaranya, memohon keamanan dan kesentosaan serta kemakmuran bagi Negara tercinta.
Ya Allah, jadikanlah negeri ini dan sekalian negeri umat Islam aman sentosa lagi makmur dan cucurilah kami akan hujan rahmat yang meratai segala lembah dataran dan bukit-bukau. Allahumma aamiin mudah-mudahan dikabulkan Allah.
Nov 23, 2011
Khutbah Hari Raya 2011/1432H di Surau An-Nur
“Di Sunway Kayangan ini, kita telah berusaha dan dengan izin Allah SWT, berjaya mendirikan rumah Allah yang cantik molek, tempat yang kita berada sekarang ini.
“Maka gunakanlah sepenuhnya kemudahan ini untuk kegiatan beribadat kepada Allah, imarahkan surau kita ini dengan sebaik-baiknya.
Surau ini surau kita. Dibina dengan sumbangan ikhlas tuan puan. Setiap sumbangan ikhlas tuan puan itu, mempunyai rohnya di sini. Jangan dibiarkan roh-roh itu tertanya-tanya, di mana tuan-tuannya itu.
Perbanyakan kunjungan kita untuk beribadat kepadaNya di rumah ini. Adalah menjadi tanggungjawab setiap orang dari kita disini untuk mengimarahkannya, kalau tidak tuan puan siapa lagi?”
Subscribe to:
Posts (Atom)

